Anak Tumbangkan Ayah di Pilkada

 Nasional 
Anak Tumbangkan Ayah di Pilkada
Ilustrasi

KAWEELLOP.com – Kim Taolin, calon Wakil Bupati (Cawabub) Malaka, untuk sementara menumbangkan bapaknya, Wande Taolin, yang juga kandidat Cawabub Kabupaten ini pada Pilkada 2020.

Dikutip dari Garta.com Kim menjungkalkan sang ayah untuk hasil pleno perolehan suara dari 12 kecamatan.

  Kim Taolin yang berpasangan dengan Simon Nahak atau Simon Nahak–Kim Taolin (Paket SN–KT) berhasil menumbangkan bapaknya yang berpasangan dengan Stef Bria Seran atau Stef Bria Seran–Wande Taolin (SBS–WT). 

Berdasarkann hasil pleno perolehan suara dari 12 kecamatan tersebut, Paket SN–KT meraup 50.890 suara (50,49%). Sedangkan SBS–WT mengoleksi 49.906 suara (49,51%). 

Simon Nahak–Kim Taolin diusung 5 kursi DPRD dari 3 parpol, yakni PKB 3 kursi, PSI 1 kursi, dan Perindo 1 kursi. Sementara itu, petahana Stef Bria Seran–Wande Taolin diusung 20 kursi DPRD Malaka.

Rinciannya, Golkar 8 kursi, PDIP 3 kursi, Demokrat 2 kursi, NasDem 3 kursi, Gerindra 3 kursi, dan Partai Hanura 1.
 


Sesuai hasil pleno perhitungan suara, pasangan Simon Nahak–Kim Taolin menang di 8 Kecamatan dan petahana Stef Bria Seran–Wande Taolin menang di 4 kecamatan. 

Hendrikk Fahik, Ketua Tim Sukses Pasangan Simon Nahak–Kim Taolin, mengatakan, kemenangan ini menunjukan rakyat Malaka sudah memahami proses demokrasi. “Ini kemenangan rakyat Malaka. 

Rakyat yang pilih, tentunya dengan alasan mendasar pada diri mereka sehingga memilih pasangan Simon Nahak–Kim Taolin. Kami apresiasi rakyat Malaka, karena memilih dan memenangkan paket SN–KT,” kata Hendrik yang juga Wakil Ketua DPRD Malaka.

Lebih lanjut Hendrik menyebutkan, saat mendaftarkan paket Simor Nahak–Kim Taolin di KPU, banyak suara sumbang bahwa pasangan ini pasti akan kalah telak karena hanya didukung tiga Parpol dengan 5 kursi DPRD.

  Sementara lawanya Stef Bria Seran–Wande Taolin didukung 6 Parpol dengan komposisi 20 kursi DPRD. 

“Kami juga tidak bisa membantah kenyataan ini. Namun kami terus bekerja menyosialisasikan pasangan Simon Nahak–Kim Taolin ke publik.
Hasilnya, ya kami unggul. Ini menunjukkan rakyat dengan sadar memilih pasangan terbaik versi mereka,” kata Hendrik. Sementara itu, Calon Bupati Simon Nahak, mengatakan, yang memenangkan Pilkada ini adalah rakyat Malaka. 


Ini karena rakyat sudah memahami demokrasi, sehingga mereka bebas memilih walau ada tekanan dan intervensi dari pihak tertentu. 

“Saya dengan calon Wakil Bupati, Kim Taolin hanya sebagai calon. Kami maju Pilkada apa adanya dengan modal dengkul. Tetapi atas restu Tuhan dan leluhur, masyarakat memilih kami berdua. Kami apresiasi dan akan melaksanakan amanat rakyat ini dengan sebaik-baiknya,” kata Simon Nahak.

  Ketua KPU Kabupaten Malaka, Makarius Beren Nahak, menolak mengomentari klaim–klaim paslon tertentu yang mengatakan telah memenangkan ini.

"Maaf. Saya no comment. Tunggu saja karena sesuai jadwal kami akan plenokan di KPU. Setelah itu, baru ada keputusan siapa pemenang Pilkada ini dan diumumkanke publik,” kata Makarius.



Previous Post Next Post