Terkait Laporan Pembakaran Bendera PDIP, Kadivhumas Polri: Akan Ditindak Lanjuti, Tunggu Saja dari Tim Penyidik

Kadiv Humas Polri: Irjen Pol. Argo Yuono


KAEELLOP.com - Polri menegaskan akan profesional dalam mengusut kasus dugaan pembakaran bendera PDIP saat terjadinya aksi demonstrasi di depan gedung DPR.

Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

“Polisi akan melakukan penyelidikan secara profesional yang tentunya akan mencari fakta-fakta, kami akan memeriksa saksi dan bukti-bukti yang ada,” kata Argo.


Baca Juga: Hari Ultah Presiden Jokowi #TangkapMegaBubarkanPDIP Menggema


Menurut dia, semua laporan masyarakat yang masuk ke Kepolisian terkait kasus itu akan dipelajari.

Seluruh laporan yang ada akan diselidiki lsesuai prosedur operasional standar yang berlaku.

“Tentunya semua laporan masyarakat yang masuk ke kami, akan segera kami periksa dan tindak lanjuti sesuai SOP. Tunggu saja dari tim penyidik,” kata Argo.

Mantan Karopenmas Polri ini mengatakan saat ini belum ada pihak-pihak yang diperiksa polisi dalam kasus ini.



Baca Juga: Mobil PCR Kota Surabaya Dipindahkan Gubernur Jatim, Sekjen PDIP: Revitalisasi Politik





Menurut dia, setelah menerima laporan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan, baru polisi mulai memeriksa saksi-saksi.

“Setelah ada laporan yang kami terima, penyidik nanti akan mendalami laporan tersebut."


"Kita akan meminta keterangan dari pelapor, kemudian juga saksi-saksi lain akan dilakukan pemeriksaan,” imbuh Argo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya resmi menerima laporan yang dibuat oleh DPP PDIP terkait kasus pembakaran bendera.

Kuasa hukum DPP PDIP Ronny Talampesy menyampaikan, pihaknya menyangkakan terlapor dengan pasal 160 KUHP dan atau 170 KUHP dan atau pasal 156 KUHP terkait tindak pidana kekerasan, pengrusakan terhadap barang berupa pembakaran bendera PDIP.


Selain itu, para pelaku juga disangkakan telah menghasut untuk menyatakan pernyataan permusuhan kebencian atau penghinaan terhadap golongan.


“Dalam hal ini PDIP,” kata Ronny usai membuat laporan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/6).
Laporan mereka teregister dengan nomor LP/3656/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 26 Juni 2020.


Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno sendiri sudah mengeluarkan perintahnya merespon pembakaran bendera PDIP.
Dalam perintahnya, Megawati meminta semua kader di seluruh Indonesia untuk merapatkan barisan.



Akan tetapi, Megawati mengingatkan anak buahnya agar jangan sampai terprovokasi.


Sebaliknya, putri Proklamator RI itu meminta agar menempuh jalur hukum sebagaimana aturan yang berlaku.





Post a Comment

0 Comments