Subscribe Us

Musni Umar Minta Maaf, Denny Siregar: Mau Kuprotes Tapi Kecepatan Bloknya Secepat Cahaya

 News 

Foto Twitter: Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Chaldun



KAWEELLOP.com - Rektor Universitas Ibnu Chaldun. Prof. Dr Musni Umar, P.hD. meminta maaf atas kekeliruannya saat salah kembuat cuitan di akun media sosial nya.

"Koreksi dan pembetulan yg meninggal pasien corona kasus 25 bukan 25 orang. Saya mohon maaf atas tweet yg salah. Sekali lagi saya mohon maaf atas kekeliruan dan  kesalahan tsb," tulis Musni melalui akun Twitternya. mhttps://m.detik.com/news/berita/d-4934606/pasien-corona-kasus-25-meninggal-dunia-di-rsup-sanglah-bali


Sebelumnya, Musni Umar salah membuat cuitan dengan melampirkan  berita salah satu media online yang berjudul "Pasien Virus Corona Kasus 25 Meninggal di RSUP Sanglah, Bali" sebenarnya 25 kasus virus corona


"Kita sedih serangan virus corona mengganas, sudah 25 pasien di Bali wafat. Fakultas Farmasi Universitas Ibnu Chaldun akan melakukan kampanye pencegahan serangan virus corona di 5 wilayah DKI. Kampanye pertama di Johar Baru, 28 Maret 2020. Saat ini sedang kordinasi di DKI" tulis Musni, Kamis (12/3/20).


Akibatnya beragam komentar hingga bulliyan warganet menjadi trending topik twitter terkait statusnya sebagai seorang rektor, salah satunya datang dari pengamat media sosial Denny Siregar.

"Orang ini katanya rektor juga profesor..
Pemerintah bilang yang meninggal kasus no. 25, eh dia ngetwit yang meninggal 25 orang. Mau kuprotes, udah diblok. Kecepatan bloknya secepat cahaya," tulis Denny melalui akun Twitternya.








Post a Comment

0 Comments