Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia NTB: Aturan Pelarangan Pakai Cadar Ciderai Hak Wanita Muslimah


Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia NTB. Foto: Dok/Fathurrahman

KAWEELLOP.com -
  Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia (Pemuda Muslim) NTB tegas menolak aturan larangan penggunaan cadar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diwacanakan oleh Kementrian Agama.

Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia NTB. Fathurrahman saat dimintai tanggapannya, Sabtu (02/11/2019). mengatakan, larangan tersebut merupakan aturan yang tidak mendasar, sebab telah  menciderai hak-hak kaum wanita muslimah.

"Jadi tidak ada dasarnya pemerintah untuk melarang umat muslim untuk menutup auratnya. Itu hak mutlak ummat muslim untuk bercadar maupun menggunakan kerudung," kata Fathurrahman.

Baca Juga: Milad ke-114 SII, Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia NTB Ajak Generasi Bangsa Jadi Khoiru Ummah


Menurutnya, wacana aturan larangan penggunaan tersebut juga menghambat kebebasan wanita dalam mengekspresikan diri, termasuk dalam penggunaan cadar sesuai kepercayaannya.

"Kita sudah merdeka, bebas berekspresi dan menyatakan pendapat jangan ada lah aturan yg menghambat anak bangsa berekspresi apalagi ini tentang menjaga kehormatan sebagai wanita," ujarnya.

"Kita berharap pemerintah untuk menarik aturan larangan itu. Kita adalah bangsa yang beragam berasaskan pancasila yakni berketuhanan, berkeadilan dan beradab."

Diketahui sebelumnya bahwa Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi akan membuat aturan larangan penggunaan cadar bagi ASN saat menjalankan tugas/kantor, pernyataan tersebut dilontarkan sang menteri di tengah kegelisahan publik yang mempertanyakan kredibilitasnya sebagai Menteri Agama yang berlatar belakang militer.




Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia NTB: Aturan Pelarangan Pakai Cadar Ciderai Hak Wanita Muslimah Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia NTB: Aturan Pelarangan Pakai Cadar Ciderai Hak Wanita Muslimah Reviewed by Redaksi Kaweellop.com on November 02, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Coment and Share ✍️

recentposts
Diberdayakan oleh Blogger.