Tak Ada Wakil NTB di Kabinet, Lalu Sudarmadi: Cultural dan Politik Menjadi Kendala

  Politik  

Tokoh sesepuh NTB - H. Lalu Sudarmadi /Foto: Facebook. kaweellop.com

KAWEELLOP.com - Tiga puluh delapan daftar nama menteri Kabinet Indonesia Maju di umumkan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Dari daftar nama tersebut tidak ada nama tokoh dari Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya, nama mantan Gubernur NTB TGB HM. Zainul Majdi dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Handam Zoelva digadang-gadang akan masuk kabinet.

Pengamat Politik, Lalu Sudarmadi di Jakarta mengatakan, taraf dan budaya politik masyarakat serta tidak adanya dukungan suara partai politik pemenang menjadi kendala.

"Kita NTB masih ada kendala cultural dan politik. Pileg jelas Jokowi tidak mendapat dukungan disana," kata Sudarmadi melalui pesan singkat, Rabu (23/10).

Baca Juga: Ini Daftar Susunan Kabinet Indonesia Maju, Jokowi - Amin


Kalkulasi kekalahan politik secara nasional menjadi beban pimpinan partai dalam mengajukan kader terbaik dari NTB.

"Kondisi politik ini membuat kesulitan secara psikologi politik dalam mengajukan kader terbaiknya."

"Kader kita punya banyak yang mumpuni atau bisa diusulkan . Nah pengajuan usulan inilah kendala terbesarnya. Karena sulitnya kita  tidak satu  dan bersatu," ujarnya.

Menurutnya, memiliki keterwakilan di kabinet hanyalah akan menjadi harapan hampa masyarakat NTB, jika perpecahan di internal masih terus terjadi.

"Beda dengan daerah lain walau didalam ada friksi atau gesekan tapi keluar mereka bisa satu suara."

"Kesadaran dan  mindset belum bisa diandalkan untuk bisa mendorong kader terbaik menjadi calon yg diusulkan. Malah sering  saling mencari kelemahan satu dengan yg lain, sehingga merugikan keoentingan bersama sebagai NTB."




Tak Ada Wakil NTB di Kabinet, Lalu Sudarmadi: Cultural dan Politik Menjadi Kendala Tak Ada Wakil NTB di Kabinet, Lalu Sudarmadi: Cultural dan Politik Menjadi Kendala Reviewed by Redaksi Kaweellop on October 24, 2019 Rating: 5
Powered by Blogger.